Langsung ke konten utama

Update-Nyari Daycare di Bangsar

Update setelah beberapa lama terkatung katung...

alasan terkatung-katung karena, aga sedih ngebayangin dia harus di daycare. Emo aja deh mama nya.
OK, lanjut sama update-an nya.

Jadi gini untuk daerah seputaran Bangsar-Pantai, Saya hanya menemukan 1 aja daycare yang bisa pegang toddler <2.5 tahun. Lil elite House Child Care Centre, berikut ini ulasannya:
Positive(+):
+ Integrate sama bangunan mall baru (nexus bangsar south), tapi punya dedicated drop off entrance. Jadi ga harus masuk mall untuk drop baby.
+ Tempatnya cukup luas, dan pada saat saya lihat perbandingan murid dan kelasnya pun cukup OK. Baby 1,5-2,5 tahun saat itu dalam kelas mereka hanya baru ada +/-10 dengan 1 guru utama, dan 2 / 3 guru pendamping.
+ Beraneka ragam ruang, untuk bermain ayunan/ perosotan, ruangan berisi aneka buku, dan ruangan untuk aktivitas. Yang semuanya indor (haze issue remember??)
+ Saat saya visit, memang ada kelas yang tengah berlangsung. Dan aktivitas nya klop aja untuk anak pada usia itu.
+ Kata mereka sih, mereka rutin steril tiap peralatan dan mainan.

Poin poin yang jadi perhatian:
- Harga nya, yang aga mengagetkan. dalam range +/-1.4K RM per bulan yang di bayarkan tiap 3 bulan.
- durasi daycare yang hanya sampai pukul 6 sore. (soalnya kerjaan mama nya bisa sampe jam 8)
- cctv hanya pada beberapa poin, tidak mencakup keseluruhan ruangan daycare.
- Saat saya kesana, ada delivery dominos piza, untuk anak yang besar (>2.5 thn) untuk lunch mereka. Saya agak kurang berkenan soal ini, tapi kalo dengan catatan hanya sesekali.. boleh di pertimbangkan.

Sampai saat ini saya belum ambil keputusan untuk menitipkan si kecil ke daycare, meski sepertinya dia akan happy main dengan teman temannya. Sabar ya nak.. maybe kita tunggu sampai 2.5 tahun.. Kita hunting daycare lagi..




















































































































































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Overcome my life obstacle

Its been 3 week after my heart surgery. I've been quite about this, Only few people know the journey since early this year ( my husband, parents, and my boss /as aproval for my leave absent lol ). And few days before surgery, I only shared to few people that really closed to me. Why I've so discreet about this...? 1. To accept the condition, to really know whats going on with my health and life, is on going process until now. Hence the emotional imbalance make me unprepared to answer all question that all people will aim to me. 2. Some people tried to ease my burden with "No need to worry maybe its only your feeling", or "Naaahhh you just need to exercise more" or "Don't stress" or "Just quite your job, and stay at home, You feel better". I often mixed feeling with all those statement. I don't know if I should feel grateful that friends/family cheering me up to stay positive so all the problem can suddenly gone (its more ...

My super power (I wish)

Lagi bengong di LRT terus kepikiran kalo semisal punya kekuatan super, kayannya awesome banget. Nah gw tuh kepikir kalo gw pengen punya kekuatan super untuk: (1) Mindahin rasa mules ( big business/small business ) ke orang laen. Big business/small business ini dah tau kan apaan.. kaga usah di jelasin lagi lah ya... Jadinya kenapa bisa kepikiran sampe kesini tu, karena dah beberapa kali gw kejebak macet pas mo pergi kantor ato lagi di lrt desek-desekan, trus mulesssss... benci benci benci.. kalo di LRT masih mending.. ada beberapa statiun lrt yang punya wc lumayan bersih (dah di uji.. saking seringnya dan banyak nya 'bisnis' saya). Apes itu kalo lagi di mobil macet, keringet dingin deh. Bener bener mind games banget antara, masih kuat ga untuk nahan mules atau harus stop di pombensin (Toilet pom bensin horor boook). Nah kayanya seru aja kalo lagi mules mules galau gitu.. dan ga ada toilet yang memungkinkan, gw punya kekuatan untuk mindahin mules ini. Tinggal tatap mat...

Its late, but at least I tried. My small step

Buat gua, baca blog orang itu dah jadi kaya self healing untuk gua.. Dengan banyak baca buah pikiran orang itu bener bener memperkaya gua dari banyak sudut pandang. I'm truly grateful that a lot of amazing people still write, and allow me to read their blog. Salah satu penulis blog yang saya ikuti, terus encourage semua pembaca untuk mao coba nulis, apa pun itu. Dan untuk terus nulis, untuk mengasah kemampuan kita untuk berkomunikasi, memproses data, tahapan pemaparan informasi dan pemahaman akan informasi. So, let me try... Tahun 2017 menurupakan tahun dengan segala gejolak. Mulai dari urus keluarga-kerjaan, semua masalah keluarga, jauh dengan orang tua, komunikasi, kerjaan, deadline. Jugling dengan semua hal tersebut, membuat saya hilang fokus dan energi. Penyelesaian yang tidak efektif berimbas kurang baik akan diri saya. I tend to lose word to represent me, I don't know how to defend myself. In the end I just quite, tired-overwhelmed of everything and tried to find m...